TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Senin, 14 September 2020 (12:36)

HD Ikuti Festival Ekonomi Syariah (FEsyar) Regional Sumatera Tahun 2020

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengikuti Festival Ekonomi Syariah (FESyar) sebagai salah satu rangkaian  acara ISEF melalui video conference yang diwakili Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M di Kantor Gubernur Sumatera Selatan Command Center, Senin (14/09/2020).

"Fesyar ini dilakukan sejak 2016, kita punya komitmen kuat memajukan ekonomi syariah, jadi tuan rumah di negara sendiri," kata Afrian Joni mewakili Gubernur

Festival ini juga menjadi langkah untuk perhelatan Indonesian Syariah Ecomonic Festival (ISEF).
Setelah sebelumnya Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 telah digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel)

Telah terbit Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah. Kemudian Perpres Nomor 28 Tahun 2020 yang menggabungkan ekonomi dan keuangan syariah.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ungkapkan guna mendukung pelaksanaan ISEF, maka diselenggarakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) sebagai satu rangkaian besar acara ISEF.

Pada tahun ini, penyelenggaraan FESyar untuk pertama kalinya akan dilaksanakan secara virtual sehubungan dengan pandemi Covid-19. Rangkaian kegiatan FESyar dilaksanakan 1 (satu) kali pada masing-masing regional.

Dimulai dari regional Kawasan Timur Indonesia yaitu di Provinsi NTB, dilanjutkan dengan Regional Sumatera yaitu di Provinsi Sumatera Barat, dan regional Jawa yaitu di Provinsi Jawa Timur.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Wahyu Purnama mengatakan Sumbar akan jadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) tahun ini. Menurut Wahyu, kesempatan menjadi tuan rumah Fesyar akan memudahkan Sumbar dalam hal sosialisasi dan pengembangan ekonomi berbasis syariah.

"Kami ingin Sumbar menjadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah di Sumatera, karena akan memberi banyak manfaat buat pengembangan ekonomi syariah," ujarnya

Turut hadir Staf Ahli Ekubang Supriono

Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel