TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Senin, 18 November 2019 (23:01)

Sumsel Mendapat Kepercayaan Dari Pusat Untuk Buka Bursa Efek Daerah

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengatakan penekanan inflasi merupakan tanggung jawab serta tugas bagi pemerintah dan lembaga yang terkait.

“Yang berperan paling utama tentu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mempunyai peranan dalam mencapai sasaran inflasi yang di inginkan” jelas. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumsel Yunita Resmi Sari di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (18/11/2019).

Ia utarakan terkait Penurunan Inflasi dan Stabil adalah Tugas Pemerintah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkan dapat menciptakan iklim inflasi yang rendah dan stabil.

“TPID di level Kabupaten/Kota tentu lebih mengetahui kondisi terkini yang dihadapi daerahnya terkait kondisi pengendalian harga,” ujarnya.

Dikatakan, TPID memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pencapaian sasaran inflasi, sebab upaya menekan inflasi juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga terkait termasuk TPID, untuk wilayah Sumsel upaya tersebut telah dilakukan yang dibuktikan dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang baik.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengungkapkan, Provinsi Sumsel mendapat kepercayaan dari pusat untuk membuka Bursa Efek Daerah. Dimana di Indonesia baru dua provinsi yang dipercayakan yakni Provinsi Sumsel dan Provinsi Jawa Barat.

“Karena potensi yang ada di Provinsi Sumsel sehingga dipercayakan membuka Bursa Efek Daerah. Namun masih dikaji lebih lanjut, sejauh ini baru Provinsi Sumsel dan Jawa Barat. Tujuannya untuk pendalaman pasar di daerah-daerah,” tambahnya.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Yunita Resmi Sari, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang bersedia masih meluangkan waktu menerima audiensinya.

“Kami juga mengundang pak gubernur untuk hadir dalam High Level Meeting bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Arista 26 November mendatang,” harapnya.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM