TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Senin, 09 September 2019 (22:41)

Gubernur Sumsel: Awal Oktober Jalan Tol Kayu Agung - Palembang Dibuka Gratis

Jakarta, sumselprov.go.id - Kabar baik khusus ruas jalan tol Kayu Agung-Palembang akan segera difungsikan dan dibuka gratis bisa dilalui untuk masyarakat umum awal Oktober 2019.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru usai menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri BUMN RI Rini Soemarno dan jajarannya dalam rangka persiapan peresmian Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang- Kayu Agung- Palembang di Kantor Kementrian BUMN Jakarta Pusat, Senin (09/09/2019).

“Iya barusan Saya rapat bersama bu Menteri, beliau mengatakan bahwa ruas jalan tol Kayuagung-Palembang itu sudah layak fungsi. Karena sudah layak fungsi itulah kata Bu Menteri jalan tol ini bisa digunakan masyarakat dan ini tidak berbayar alias gratis. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat” jelasnya.

Berdasarkan hasil rapat, diperkirakan awal bulan Oktober 2019 mendatang, jalan Tol Trans Sumatera khusus ruas Kayu Agung-Palembang akan segera difungsionalkan dan dibuka gratis untuk masyarakat umum dan rencananya akan dilakukan bersamaan dengan Peresmian Jalan Tol Lampung-Palembang oleh Presiden RI Joko Widodo awal Oktober.

Pada kesempatan itu, Ia juga memastikan bahwa untuk tol Palembang-Betung tetap terealisasi sesuai target awal tahun 2020 bisa jalan. 

“Karena semua sudah clear termasuk pembebasan lahan tadi Bupati Banyuasin langsung nelpon Saya. Kita tinggal menunggu saja ini masuk Proyek Strategis Nasional (PSN),” pungkasnya.

Sementara itu Menteri BUMN RI Rini Soemarno mengungkapkan, rapat bersama Gubernur Sumsel dan Gubernur Lampung ini dilakukan tak lain untuk menindaklanjuti rencana peremian Jalan Tol Terbanggi-Kayuagung yang akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Jadi kami kumpulkan disini untuk membicarakan persiapan itu sekalian Saya juga mau dengar masukan dari Pak Gubernurnya bagaimana. Saya sudah cek jalan tol dan saya lihat sampai Kayuagung semua sudah rapi. Sebab rencananya Pak Presiden mau mencoba langsung dari Bakauheni-Palembang,” jelasnya.

Mengenai ruas Palembang-Betung menurut Rini memang harus dibicarakan lagi bersama agar cepat terselesaikan.

“Bakauheni sudah diresmikan sampai ke Terbanggi Besar, kemudian Terbanggi sampai Kayuagung, kemudian lanjut Kayuagung-Palembang dan Palembang-Betung selanjutnya,” ujar Rini.

Turut hadir Gubernur Lampung Arnal Djunadi, Kadis PU BM Prov. Sumsel Darma Budhi SH, ST, MT, Kepala Dishub Prov. Sumsel Sumsel Nelson Firdaus, dan TGUPP Bidang Infrastruktur Darna Dahlan.(Disadur dari berbagai sumber)

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM