TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Kamis, 05 September 2019 (22:37)

H. Mawardi Yahya Jadi Mentor Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional

Jakarta, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya hadir sebagai Mentor pada acara Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK. I Angkatan XLIII Tahun 2019 di Ruang Diskusi Graha Wisesa ASN Corporate University LAN RI, Jl. Administrasi II Pejompongan, Jakarta Pusat , Kamis, 05/09/2019).

Dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan ini, peserta menyampaikan analisis permasalahan atau peluang yang terdapat di instansinya dan menjabarkan solusinya kepada penguji.

Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok seminar. Masing-masing kelompok seminar terdiri atas 1 (satu) orang penyaji, 1 (satu) orang narasumber, 1 (satu) orang mentor, dan 1 (satu) orang coach.

Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengatakan, sebagai mentor Ia menyebut Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi Sumsel H.M Edwar Juliartha  layak untuk membantu tugas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel untuk mengimplementasikan kebijakan.

“Mengimplementasikan kebijakan Gubernur baik itu outcomenya maupun resikonya, tentunya ia harus banyak belajar di dalam melaksanan tugas, Dimana nantinya untuk menjabarkan visi dan misi gubernur,” ungkapnya

Lanjut Wagub, Proposal Proyek Perubahan menjadi suatu langkah nyata yang bisa dilakukan oleh setiap peserta terhadap tugas dan fungsinya. Kemampuan pemimpin perubahan inilah yang kemudian menentukan keberhasilan peserta dalam memperoleh kompetensi yang ingin dibangun dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan pola baru.

“Pelaksanaan proyek perubahan dimulai dengan menyusun Rancangan Proyek Perubahan yang dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada peserta untuk menganalisis permasalahan atau peluang yang terkait dengan tugas dan fungsi masing-masing dan mencari solusinya” jelasnya

Dalam kesempatan ini, Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi Sumsel H.M Edwar Juliartha ditunjuk menjadi peserta pelatihan kepemimpinan nasional sekaligus memaparkan langsung strategi optimalisasi instruksi Gubernur Sumsel tentang one agency one innovation di Provinsi Sumsel.

Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi Sumsel H.M Edwar Juliartha mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya sebagai mentor.

Ia mengatakan sengaja mengangkat pokok bahasan mengenai gerakan one agency one inovation, karena sesuai dengan instruksi gubernur tanggal 16 Oktober 2018 mengenai gerakan one agency one inovation.

"Kenapa saya memilih itu karena sebenarnya strategi untuk memulai supaya Sumsel bisa lebih maju mengatasi isu-isu yang sudah kita dapat dari evaluasi 2018, itu adalah bagaimana memberikan suatu bentuk pembinaan kepada OPD supaya mereka lebih konsen terhadap tugas pokok dan fungsi dalam rangka mendukukung visi dan misi gubernur dan wakil gubernur,” ungkapnya

Menurutnya, Gerakan ini adalah satu upaya untuk OPD kembali melihat tupoksi dalam memberikan kreatifitas, oleh sebab itu Ia berharap kedepan dalam satu tahun  satu OPD punya inovasi.

“Kalau kita tengok visi dan misi gubernur sumsel maju untuk semua, jadikan mengandung makna kita harus responsif dan lebih lincah, lincah dalam hal menjawab tantangan-tantangan dalam konteks pelayanan kepada masyarakat jadi kita lihat apa keinginan masyarakat bagaimana tupoksinyo inilah yang harus dielaborasi oleh OPD” pungkasnya.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM