TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Nasional
| Back

Senin, 08 Juli 2019 (13:55)

Sutopo; Abdi Negara Berdedikasi Tinggi

Jakarta, sumselprov.go.id -- Meninggalnya Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjadi kehilangan besar bagi Indonesia.

Rakyat seantereo Negeri lebih mengenal sosok Sutopo daripada lembaga tempat dia bekerja; atau mengidentikkan BNPB dengan sosok sang Kepala Pusdatinmas yang jenazahnya tadi malam tiba di rumah duka, Raffles Hill Blok i6, No.15, Harjamukti, Cimanggis, Sukatani, Tapos, Kota Depok itu.

Jenazah Sutopo tiba pukul 22.37 WIB Minggu (7/7), dengan peti berwarna hitam berbalut bendera merah putih. Jenazah kemudian diserahkan oleh Negara yang diwakil Kepala BNPB Doni Monardo dan Menlu Retno Marsudi kepada pihak keluarga yang diwakili oleh ayah Sutopo,  Suharsono Harsosaputro.

Dalam sambutannya Menlu Retno mengaku sangat berduka dan kehilangan atas kepergian sosok pengagum Raisa tersebut. Baginya, Sutopo merupakan orang yang sangat berdedikasi tinggi.

"Almarhum adalah seorang yang baik, pandai, berdedikasi yang sangat tinggi untuk mengabdi dan untuk kemanusiaan. Kita semua kehilangan seorang anak bangsa yang baik. Marilah kita iringi kepulangan almarhum dengan doa kita," ujarnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik dini hari Senin (8/7).

Menlu Retno turut menyampaikan rasa terima kasih kepada sejumlah pihak yang turut membantu kepulangan jenazah Sutopo dari Guangzhou, China ke Jakarta.

Terima kasih pihak KJRI Ghuangzhou dan otoritas di RRC yang telah banyak membantu sehingga kepulangan jenazah dapat kita selesaikan, dapat kita lakukan dalam waktu yang relatif singkat," tuturnya.

Jenazah akan diterbangkan ke Solo melalui Bandara Soetta pada hari Senin 8 Juli pukul 05.20 WIB. Selanjutnya Sutopo yang tutup usia 50 tahun akan dimakamkan di Boyolali.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua putra, yakni Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho dan Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho.

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY