TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Rabu, 12 Juni 2019 (09:30)

Ayo Ikuti Seleksi Komisioner KI Provinsi Sumsel Periode 2019-2023

Palembang,sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membuka rekrutmen anggota/komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumsel periode 2019-2023. Rekrutmen dilakukan berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, PERKI No. 4 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pelaksana Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi, dan Rapat Pleno Tim Seleksi Pemilihan Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan Periode 2019-2023.

Penanggungjawab Sekretariat Panitia Seleksi KI Provinsi Sumsel Periode 2019-2023 yang juga Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kenedy mengatakan, pendaftaran dan penyerahan berkas telah dimulai sejak 22 Mei lalu. Menurutnya, sampai hari ini pendaftar sudah cukup banyak karena sudah umumkan baik di media cetak maupun media elektronik dan media sosial terkait pendaftaran.

“Mudah-mudahan, beberapa hari ini pendaftar semakin banyak, karena sebelumnya pendaftaran sempat terjedah karena cuti bersama hari raya Idul Fitri,” Ungkap Jon Kenedy saat diwawancari di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Rabu, (12/6/2019).

Sementara itu, Kepala Sekretariat Panitia Seleksi Komisioner KI Provinsi Sumsel Periode 2019-2023, Amrullah S.STP. M.Si mengatakan, pendaftaran dan penyerahan berkas tahap pertama telah dimulai sejak 22 Mei sampai 13 Juni 2019. Berkas/dokumen dapat dikirim melalui Kantor Pos atau diantar langsung ke sekretariat panitia seleksi di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Sumsel mulai Pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB. Berkas/dokumen yang harus disiapkan pendaftar sebanyak 6 rangkap didalam map warna merah untuk laki-laki dan map warna biru untuk wanita.

"Dalam PERKI No. 4 Tahun 2016 dijelaskan apabila sampai tahapan pertama dibuka pendaftar belum memenuhi kuota 40 orang perserta, maka akan dibuka lagi pendaftaran tahap kedua. Jadi, pendaftaran pertama 10 hari ditambah tahap kedua 10 hari lagi. Sampai saat ini sudah cukup banyak yang mendaftar," ungkap Amrullah saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Lanjut dia mengatakan, Tim seleksi pemilihan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumsel ini terdiri dari 5 orang yakni dari perwakilan pemerintah 1 orang, perwakilan akademisi 2 orang, perwakilan tokoh masyarakat/ tokoh agama 1 orang dan perwakilan Komisi Informasi Pusat.

"Sekretariat Panitia Seleksi terus melakukan sosialisai dan publikasi tahapan-tahapan seleksi melalui media cetak dan media elektronik dengan mengunakan media peraga dan dialog interaktif dibeberapa stasiun televisi lokal," ujar Amrullah.

Lanjut Amrullah mengatakan, KI sendiri sangat penting untuk mengawal keterbukaan informasi publik, bagaimana transparansi pemerintah terhadap keterbukaan informasi yang dapat diakses masyarakat luas.

Menurutnya, KI yang akan menjamin dan memastiakan agar bagaimana masyarakat dapat mengakses seluas-luasnya di badan publik dan memastikan agar badan publik transparan dalam pelayanana maupun pengelolaan anggaran. Sehingga, masyarakat juga dapat mengetahui dan mengawasi proses pelaksanaan pelayanan publik maupun pengelolaan anggaran disetiap badan publik.

"Komisi Informasi ini diharapkan dapat memastikan seluruh transparansi disetiap badan publik berjalan dengan baik. Kita ketahui bersama badan publik sendiri ada banyak, yakni semua lembaga yang mengelola dan menggunakan dana APBD maupun APBN. Jadi, kalau lembaga termasuk dalam badan publik harus transparan," terangnya.

"Apabila ada badan publik yang tidak memberikan informasi yang sifatnya informasi terbuka, maka masyarakat dapat melakukan gugatan melalui Komisi Informasi. Lembaga KI ini lah yang akan memutus sengketa informasi. Pentingnya Lembaga KI ini karena keputusannya mengikat," lanjut Amrullah.

Selengkapnya, untuk informasi dan formulir pendaftaran calon anggota komisi informasi dapat diakses melalui link google drive berikut https://drive.google.com/open?id=1LMruZXOxQKcGSD8ipWjpbRCkiZjinXKR

Tim Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel