TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Selasa, 28 Mei 2019 (17:03)

Tim Quick Respon Diskominfo Sumsel Dengarkan Aspirasi Publik

Banyuasin, sumselprov.go.id  -  Tim Media Quick Respon Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatra Selatan, melalui kegiatan Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik,  turun langsung ke Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Selasa (28/5/2019).

Kecamatan Rambutan salah satu daerah yang unggul sebagai penghasil beras terbaik di Sumsel, yang pernah dikunjungi Presiden Jokowi beberapa bulan lalu.

Akhmad Rosyadi, Camat Rambutan yang baru dilantik pada 21 Maret 2019 yang lalu mengatakan, Kecamatan Rambutan termasuk kecamatan yang memiliki banyak desa, yakni 19 desa dan 1 kelurahan (Jakabaring).

Komoditi  andalan dari kecamatan ini selain hasil pertanian dan perkebunan (sawit dan karet) juga sektor perdagangan, ternak ayam dan nelayan.

Tim Diskominfo Sumsel yang dipimpin oleh Kabid Pengelolaan Informasi Publik Amrullah, menjelaskan tujuan dari tim quick respon, antara lain untuk menyikapi laporan masyarakat di Kecamatan Rambutan, terutama permasalahan irigasi persawahan, air bersih dan juga banyaknya kerusakan jalan.

Kasi Pelayanan Media Informasi Publik yang juga pengelola admin LAPOR! Sumsel Azim Baidillah, mempertanyakan usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Pemerintah Banyuasin, khususnya Kecamatan Rambutan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Camat Rambutan, bahwa melalui Musrenbang kecamatan, di 2019 ini permasalahan tersebut menjadi prioritas untuk diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Termasuk usulan perbaikan jalan. "Jalan negara maupun jalan provinsi sudah diteruskan ke Dinas PU Bina Marga provinsi, maupun ke PU Perkim Kabupaten Banyuasin," ujarnya.

Sementara untuk pengairan irigasi dan teknologi pertanian sudah ditindak lanjuti, sedangkan air bersih sedang menunggu penyediaan sarana dan prasarana dari PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyusin.

Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel/AZ