TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Jumat, 24 Mei 2019 (12:40)

Pemprov Sumsel Peringati Harkitnas ke-111

Palembang sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 Tahun 2019 di Halaman Kantor Gubernur, Jumat, 24/5. Upacara ini dihadiri diantaranya perwakilan OPD di lingkup Pemprov Sumsel, POL PP, TNI AU, AL, AD, dan Polda sebagai peserta upacara.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya sebagai inspektur upacara hadir untuk menyampaikan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. “Hari Kebangkitan Nasional adalah kebangkitan untuk persatuan,” ungkapnya.

Ia mengatakan telah lebih satu abad Bangsa Indonesia menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan, dan geografis.

“Perbedaan bentang geografis Indonesia yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, kita membuktikan bahwa kita mampu menjaga persatuan sampai detik ini,” ujarnya.

Lanjutnya, oleh sebab itu, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

“Apalagi peringatan Harkitnas dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan, yang bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah,” tambahnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019 sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa yang berarti tentang persatuan. Selain itu, situasi pasca pesta demokrasi telah menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat Indonesia.

“Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa,” katanya. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.

Menurutnya, Semangat persatuan yang ada di Indonesia berasal dari gotong-royong. Gotong Royong adalah semangat dalam mengerjakan tugas berat. Semangat persatuan dan gotong-royong telah mengakar dan menyebar di seluruh Nusantara.

Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai ungkapan tentang kearifan mengutamakan persatuan yang terdapat di seluruh suku, adat, dan budaya yang ada di Indonesia. “Semua menganjurkan bekerja secara gotong-royong,” tegasnya.  

Mawardi mengajak agar semua pihak sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ TM/ Medsos