TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Rabu, 15 Mei 2019 (20:41)

Wagub Pastikan Jalan Putus Desa Segera Bisa Dilalui

Palembang, sumselprov.go.id -- Bupati meninjau lokasi jalan ini Uusai mendapat informasi jalan putus  akibat longsor diterjang air Sungai Ogan di Desa Lubuk Keliat, Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (14/5) pagi.

"Paling lama seminggu jalan ini harus sudah bisa dilewati mobil dan kendaraan lainnya. Bukan hanya itu seluruh lobang-lobang dalam yang ada di sepanjang jalan ini juga saya minta diatasi. Makanya Dinas PU, kontraktor dan PPTK hari ini kita bawa semua meninjau langsung ke lokasi," tegas mantan Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI)

Dijelaskan Mawardi perbaikan termasuk relokasi jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam anggaran tahun 2019. Waktu itu sekitar 3 bulan lalu Ia bahkan sudah pernah meninjau ke lokasi namun kerusakan jalan yang terjadi tidak terlalu parah. Karena itu Ia menghimbau dinas teknis dan PPTK segera menyesuaikan lagi perencanaan yang telah dibuat.

Untuk antisipasi darurat Mawardi meminta Dinas PU Bina Marga segera melakukan relokasi perluasan ke sisi jalan 5-6 meter. Dengan ditimbun tanah dan crocos sepanjang 100 meter, jalan darurat ini diharapkannya dapat selesai dan bisa dilewati.

"Saya kira ini tidak terlalu sulit. Tapi mungkin perlu revisi ulang perencanaan dan pelaksanaan berbeda. Serta tidak sesuai dengan kontrak dengan di lapangan," tambahnya.

Menurut Mawardi musibah ini tak dapat diduga, karena itu sejumlah antisipasi  terus dilakukan. Terlebih akses jalan tersebut menjadi jalan utama bagi masyarakat dan para pemudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

" Selain di titik ini masih ada sekitar 2 km ruas jalan lagi yang juga mulai terkikis oleh arus sungai. Ini kita antisipasi juga agar jangan sampai mengganggu lalu lintas karena jalan inikan padat  baik angkutan barang bahan pokok mauoun lainnya," jelasnya.

Sementara itu Kabid Pengembangan Jaringan dan Jalan Dinas PU Bina Marga, Ridwan mengatakan jalan ini merupakan penghubung dari Ogan Ilir ke Baturaja. Namun jalan terkikis akibat derasnya arus sungai menyebabkan jalan sebagian besar longsor  sehingga putus tak bisa dilintasi kendaraan.

"Kejadiannya Subuh (Senin/14/5). Makanya ini kita lebarkan ke sisi sebelahnya milik warga. Sekitar 6 meteran, sekarang kita kerahkan dulu alatnya. Lokasinya tidak jauh sekitar 2 km dari lokasi kejadian" tambahnya.

Dikatakan Ridwan sebenarnya perencanaan relokasi jalan yang ada titik longsor seperti ini sudah masuk pada 2020. Namun meski masih tahun depan secara berkala pihaknya juga tetap melakuka perbaikan jalan.

MC Diskominfo Prov.Sumsel