TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Olahraga
| Back

Minggu, 20 Januari 2019 (20:36)

Herman Deru Ikut Kick Off SSL 2019

Palembang, Sumselprov.go.id – Didampingi CEO Sumsel Super Leage (SSL) Hendri Zainuddin, sejumlah staf TGUPP Sumsel Bidang Olahraga dan Hubungan Antar Lembaga, Pemain Legendaris Sriwijaya FC Fery Rotin Sulu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyaksikan langsung Kick Off SSL U – 14 dan U – 16 tahun 2019 memperebutkan Piala Gubernur Sumsel di Stadion Bumi Sriwijaya, Minggu (20/01/2019).

Kompetisi ini diharapkan melahirkan bibit-bibit baru sepakbola Sumsel yang dapat menjadi pemain andalan Sriwijaya Football Club (SFC) dimasa mendatang serta sukses menjadi magnet bagi pencinta olahraga bola kaki. Demikian dikatakan Gubernur Sumsel Herman Deru diwawancarai usai melakukan Kick Off bersama anak-anak SSB di lapangan hijau.

"Luar biasa, saya dan semua  senang bahwa ternyata SSL ini menjadi magnet berkumpulnya seluruh  insan persepakbolaan baik senior, suporter, ibu-ibu dan orang tua semua ikut.  Mudah-mudahan  ini menjadi pertanda baik bagi pertumbuhan persepakbolaan Sumsel baik yang amatir maupun yang profesional," jelas Herman Deru.

Untuk SSL ini lanjut Herman Deru, orientasi yang diharapkan adalah prestasi. Selanjutnya kompetsisi yang memperebutkan piala gubernur ini akan dilakukan pengembangan ke desa-desa. Dimana di desa itu nanti putarannya akan digelar kabupaten dan kota.

“Paling penting ini bisa memanfaatkan kembali Stadion Bumi Sriwijaya. Saya sekalian nostalgia disini, karena 20 tahun yang lalu saya yang bangun stadion ini," paparnya.

Disinggung mengenai usulan pendirian Akademi Sepakbola dari CEO SSL Hendri Zainuddin  Mantan Bupati OKU Timur itu mengaku sangat merespon. Terlebih fasilitas yang ada sudah sangat mendukung. Tinggal lagi dibahas bagaimana akademi tersebut bisa dikerjasamakan dengan pihak-pihak terkait.

"Pada moment ini saya juga ajak semua pihak khususnya BUMN  yang berkarya di Sumsel  ayo bantu. Karena ini tidak ada orientasi profit tapi untuk kebaikan anak muda kita," himbaunya.

Dalam kesempatan itu Deru juga mewanti-wanti jangan ada permainan skor dalam liga ini. Jika nanti dalam perjalanannya ditemukan ada permainan dengan  tegas ia akan memberikan sanksi yang sangat berat.

"Saya yakinkan disini tidak ada permainan skor. kalau ada suap menyuap sanksinya sangat berat.  Kompetisinya akan saya bubarkan," tegasnya.

Peringatan Herman Deru itu beralasan karena dari kompetisi SSL inilah diharapkan Sumsel bisa melahirkan bintang-bintang sepakbola yang mendunia. Karena itu ia mengajak semua pihak mengawal kompetisi ini menjadi kompetisi yang profesional dengan diawasi dan dikritisi.

"Ini untuk kebaikan sepakbola Sumsel dan menjadi jalan bagi mimpi anak-anak untuk bermain di SFC. Setelah ini kita akan gerakkan dan besarkan sepakbola ini sampai ke desa-desa," jelasnya.

Bukan hanya menyalurkam mimpi, kompetisi ini juga diharapkannya dapat menekan tingkat kenakalam remaja dan menjauhkan mereka dari penggunaan narkoba.

Sementara itu CEO SSL Hendri Zainuddin mengatakan kompetisi ini sudah digelar empat kali. Untuk season ini tercatat ada 90 tim sekolah sepakbola (SSB) dari kabupaten dan kota se-Sumsel yang ikut ambil bagian. 

Kompetisi ini akan berlangsung satu tahun penuh. Tak hanya SSL, untuk melahirkan banyak bibit unggul di sektor olahraga ini Hendri berencana menggelar kompetisi antar SMA se - Sumsel yang jumlahnya mencapai 430 sekolah.

"Makanya dalam kesempatan ini saya mohon pak Gubernur mau mendirikan Akademi Sepakbola. Akademi ini akan diisi anak-anak terbaik dari kompetisi ini. Kalau ini berhasil saya yakin wong Sumsel akan lahir menjadi bintang sepakbola," ucapnya. 

Tak hanya ikut kick off di lapangan hijau bersama anak-anak oemain sepakbola. Untuk memacu semangat anak-anak Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan 4 buah bola secara simbolis kepada 4 perwakilan SSB. Pemberian bola oleh Gubernur ini merupakan Program 1 Juta Bola yang digagasnya untuk menghidupkan kembali olahraga sepakbola di Sumsel.

Selain Gubernur Sumsel dan cucunya, dalam acara tersebut tampak hadir juga TGUPP Sumsel Bidang Olahraga Irwansyah, TGUPP Sumsel Bidang Hubungan Antar Lembaga Syamsu Sugianto serta Ovi Mawardi Yahya, serta tokoh olahraga terkenal Feri Rotinsulu. Tak hanya bertanding, untuk memeriahkan acara, panitia juga menggelar foto selfie bareng Gubernur Sumsel memperebutkan hadiah uang tunai.

Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel

Foto Humas Prov.Sumsel