TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Sabtu, 12 Januari 2019 (16:01)

HD Ajak Masyarakat Palembang Gunakan Moda LRT

Palembang, Sumselprov.go.id – Mengisi waktunya sebelum Safari Jumat (11/01/2019), Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyapa penumpang Light Trail Transit (LRT). Orang nomor satu di Sumsel itu naik dari Stasiun Bumi Sriwijaya yang berada tak jauh di Mal Palembang Icon.

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru kembali mengajak masyarakat Sumatera Selatan khususnya warga Kota Palembang untuk memanfaatkan keberadaan moda transportasi Kereta Light Trail Transit (LRT).

"Tadi aku sengaja naik LRT, naik dari angkatan 45 Palembang Icon sampai di stasiun dekat Gramedia. Enak naik LRT bersih, aman, dingin dan layanannya juga baik," ucap HD dihadapan jemaah sholat jumat Masjid Nurul Islam Jalan Naskah RT 07 RW 02 KM 7 Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang.

Lebih lanjut Herman Deru mengungkapkan keberadaan moda transportasi kereta api listrik ringan atau LRT yang ada di Kota Palembang merupakan aset yang tidak ternilai harganya mengingat di Indonesia baru ada di Kota Pelembang saja. Yang dibangun oleh pemerintah pusat mengkabiskan dana mencapai Rp 12 triliun.

"Sayang bae aset ini kalau tidak kita manfaatkan. Jadi tugas kita sekarang mari kita ajak masyarakat untuk menggunakannya agar tidak menjadi aset yang mubazir," imbuhnya.

HD menegaskan, jika dilihat dari hasil pendapatan yang diperoleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

 "Setiap bulanya saja 9 miliar untuk biaya listriknya saja nombok. Untung yang mengelola bukan kita tapi PT KAI. Karena itu kita memiliki tanggung jawab moril untuk merawat dan memaksimalkan penggunaan aset LRT Ini," pungkasnya

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY