TERKINI  
   
  • Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan visi-misi masa jabatan 2018-2023 di Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (8/10/2018). Visi Sumatera Selatan Maju Untuk Semua dan lima misi yaitu pertama Membangun Sumatera Selatan, berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan diperkotaan maupun pedesaan, kedua meningkatan SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas, ketiga mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Misi yang keempat yaitu membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pebangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah, dan kelima meningkatan kehidupan beragama, seni dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Berita Sumsel
| Back

Senin, 19 November 2018 (22:59)

Kominfo Sumsel Bersama Bina Darma Inisiasi Program Internet Desa

Palembang sumselprov.go.id- Komitmen Gubernur Sumsel Herman Deru peduli pada kehidupan masyarakat pedesaan. Beliau sangat menginginkan seluruh warga melek Information Technology (IT), yaitu warga yang selama ini tahu informasi dari masyarakat dan buku, sekarang bergeser dari layanan manual menuju online.

Untuk itu, perlu adanya pelayanan pelayanan internet agar masyarakat pedesaan tidak tertindas atas perubahan atas perubahan zaman dan diharapkan masyarakat berperan aktif mempromosikan desanya melalui internet dan browsing informasi dari internet.

Hal ini diungkapkan Kadis Kominfo Prov Sumsel, Jon Kenedy,pada acara rapat program kerja dengan Bina Darma di Ruang Kerja Kadis Kominfo Prov Sumsel, Senin, 19/11.

“Dalam program kerjanya, Gubernur Sumsel menyampaikan targetnya agar tidak ada lagi blank spot di setiap desa yang ada di Sumsel, terutama pada Kabupaten Muratara, OKI, OKU Selatan, Banyuasin, dan OI,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa melalui internet desa masyarakat dapat mudah mengakses informasi dan menyebarkan informasi mengenai produk-produk unggulan dari desa tersebut, dengan didukung oleh sarana prasarana yang memadai.

“Kominfo akan merencanakan pengaplikasian program internet desa dengan bantuan Kelompok Informasi Masyarkat (KIM) dengan memfokuskan pada sasaran dan pelaksanaan secara teknis”, kata Jon.

Jon berharap agar program internet desa dapat dikembangkan sesuai perencanaan yang matang.

“Terdapat kurang lebih 3678 desa dan 187 kecamatan, dengan jumlah tersebut pelaksanaannya harus didukung oleh SDM yang mampu mengelola dengan tata kelola yang baik mengelola secara kontinyu, sehingga mampu menasional,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Bina Darma, Sunda Ariana, mengatakan bahwa program internet desa harus dipersiapkan dengan baik agar dapat diaplikasikan dengan baik.

“Langkah utama yang harus dilakukan yaitu memetakan jumlah desa prioritas pembangunan, kesiapan infrastruktur di desa tersebut, yaitu wifi dan jaringan, dan mempersiapkan sistem perencanaan secara teknis” ucapnya.

Sunda menjelaskan bahwa setelah terprogram, maka harus dibuat program progres laporan dan evaluasi yang akan dikoordinasikan dengan tim yang ada.

Kegiatan ini dihadiri oleh Para Kabid dan para Kasi E-gov di lingkungan Diskominfo Sumsel, dan juga pembantu Rektor dan Dekan dari Universitas Bina Darma.

MC Diskominfo Sumsel/PE/TM/FS